Selasa, 23 September 2014

eBook Seni tradisional Origami ( 折り紙 )



Pengertian Origami
Origami (折り紙, dari ori yang berarti “lipat”, dan kami yang berarti “kertas” merupakanseni tradisional melipat kertas yang berkembang menjadi suatu bentuk kesenianyang modern.
Origamiadalah sebuah seni lipat yang berasal dari Jepang. Bahan yang digunakan adalahkertas atau kain yang biasanya berbentuk persegi. Sebuah hasil origamimerupakan suatu hasil kerja tangan yang sangat teliti dan halus pada pandangan.
Secara umumuntuk membuat origami kita bisa menggunakan kertas biasa namunkebanyakan origami di Jepang menggunakan kertas khusus untuk origami.Perbedaan antara kertas biasa dan kertas origami hanyalah dari segi design danwarna saja yang sangat beragam sehingga membuat origami menjadi semakin indahdan sama sekali tidak berhubungan dengan teknik seperti lipatan kertas menjadilebih mudah dan sebagainya.

Sejarah Origamidi Jepang
Origamimerupakan satu kesenian melipat kertas yang dipercayai bermula semenjak kertasmula diperkenalkan pada abad pertama di Tiongkok pada tahun 105 oleh seorangTiongkok dikasi yang bernama Ts’ai Lun.
Pembuatankertas dari potongan kecil tumbuhan dan kain berkualitas rendah meningkatkanproduksi kertas. Contoh-contoh awal origami yang berasal daripada RepublikRakyat Tiongkok adalah tongkang Tiongkok dan kotak.
Pada abadke-6, cara pembuatan kertas kemudian dibawa ke Spanyol oleh orang-orang Arab.Pada tahun 610 di masa pemerintahan kaisar wanita Suiko (zaman Asuka),seorang biksu Buddha bernama Donchō (Dokyo) yang berasal dari Goguryeo(semenanjung Korea) datang ke Jepang memperkenalkan cara pembuatan kertas dantinta. Kemudian seni ini berkembang mula-mula pada zaman Muromachi (1333-1568)dan kemudian pada zaman Edo (1603–1868). Karena harganya yang sangat mahal padamasa itu, penggunaannya terbatas hanya pada kegiatan-kegiatan seremonialseperti untuk Noshi. Terpisah dari itu, berkembang pula kesenian melipatkertas di Eropa, yang disebarkan dari Mesir dan Mesopotamia ke Spanyol padaabad ke-16 dan kemudian menyebar ke seluruh Eropa barat. Sebuah karya origamitradisional berbentuk bangau. Untuk waktu yang lama, model-model yang dikenalhanya terbatas pada model-model tradisional seperti bangau di Jepang danpajarita di Spanyol. Akira Yoshizawa(1911–2005) membuat inovasi denganmenciptakan model-model baru yang kemudian membawa perubahan besar dalam perkembanganorigami. Beliau menciptakan sebuah sistem penggambaran sistemastis (yangdisebut diagram)) untuk menunjukkan langkah-langkah pelipatan suatu model yangdapat disebarluaskan dan dipahami oleh banyak pihak. Sistem ini adalah dasardari Sistem Yoshizawa-Randlett yang sekarang lazim digunakan untukinstruksi lipat model origami.
Origami pun menjadi populer di kalanganorang Jepang sampai sekarang terutama dengan kertas lokal Jepang yang disebut Washi.Washi (和紙, Washi?) atau Wagami adalah sejeniskertas yang dibuat dengan metode tradisional di Jepang. Dibandingkan kertasproduksi mesin, serat dalam washi lebih panjang sehingga washi bisa dibuatlebih tipis, namun tahan lama, tidak cepat lusuh atau sobek. Origami merupakankesenian tradisional dari Jepang.
Produksi washisering tidak dapat memenuhi permintaan konsumen sehingga berharga mahal. DiJepang, washi digunakan dalam berbagai jenis benda kerajinan dan seni seperti Origami,Shodō dan Ukiyo-e. Washi juga digunakan sebagai hiasan dalamagama Shinto, bahan pembuatan patung Buddha, bahan mebel, alas sashimi dalamkemasan, bahan perlengkapan tidur, bahan pakaian seperti kimono, sertabahan interior rumah dan pelapis pintu dorong.
Di Jepang, washijuga merupakan bahan uang kertas sehingga uang kertas yang terkenal kuat dantidak mudah lusuh.

Tokoh danSeniman Origami
Seorangpembuat origami biasa disebut sebagai paperfolder (pelipat kertas). Parapelipat kertas ini bisa merupakan suatu kumpulan orang-orang dari berbagailatar belakang yang sangat berbeda seperti, seniman, ilmuwan atau juga parapecinta sepertiibu-ibu/orang dewasa, anak-anak, dan remaja. Bahkan parapendidik hingga ahli terapi. Pada umumnya, orang menganggap origami adalaholeh, dan, untuk anak-anak, atau sebagai pelatihan keterampilan. Akan tetapi,akhir-akhir ini origami telah menjadi populer sebagai sebuah bentuk hobibagi orang dewasa. Maka dari itu, kegunaan origami tidak hanya sebagai seniketerampilan atau untuk membuat mainan dari kertas saja. Origami punmemiliki banyak kegunaan/fungsi bagi kehidupan masyarakat Jepang.
Dewasa iniseni origami sudah berkembang semakin maju dan banyak seniman origamibermunculan. Origami yang diciptakan oleh kalangan seniman ini benarbenar sangat indah bercita rasa seni yang sangat tinggi. Susah untuk dipercayaibahwa banyak bentuk yang bisa diciptakan oleh selembar kertas utuh tanpamemotong ataupun menggunakan perekat namun hanya mengandalkan lipatan saja.Salah satu seniman origami paling terkenal saat ini adalah SatoshiKamiya yang mampu membuat berbagai bentuk origami sulit hanyadari selembar kertas dan sekali lagi tanpa memotongnya sama sekali. Karya origamiberbentuk seekor naga menurunya adalah yang paling sulit karena membutuhkanwaktu sampai beberapa bulan untuk mengerjakannya. Karya sejenis juga banyakdijumpai namun banyak diantaranya yang dibuat bukan dari satu lembar kertasutuh jadi tingkat kesulitannya tentu saja berbeda.
Berikut adabeberapa tokoh dan seniman origami, antara lain :

Tokoh Origami:
Tomoko Fuse
RobertJ.Lang
AkiraYozhizawa
KushoUchiyama
IharaSaikaku, dan lain-lain.

Seniman Origami:
Chris Palmer
Eric Gjerde
Polly Verity
Joel Cooper
ChristineEdison
Ray Schamp
RobertoGretter
GoranKonjevod
CristianeBettens, dan lain-lain

PerkembanganOrigami di Jepang
ParaSejarahwan umumnya menyatakan origami  berasal dari negeri asal kertas,yakni Cina. Namun perkembangan origami hingga menjadi bentuk seni seperti saatini memang berawal di Jepang.  Semula origami dipraktekkan oleh kaumbangsawan dan agamawan di Jepang untuk membuat hiasan dekorasi bagi upacaratradisional dan keagamaan. Dengan seiring waktu origami semakin populerhingga menjadi kesenian rakyat Jepang
Perkembanganorigami modern dipelopori oleh Akira Yoshizawa dari Jepang pada tahun 1950’an. Akira mempelopori origami modern dengan membuat origami denganmengambil berbagai model realistik dari binatang, benda atau bentuk-bentukdekoratif. Model origami ini sama sekali berbeda dengan origami tradisonalJepang yang telah dikenal sebelumnya. Ribuan model origami telah berhasildibuat oleh Akira.
Selainmempelopori berbagai model baru, Akira juga memberi sumbangan besar bagiperkembangan origami dengan memperkenalkan Teknik lipatan basah dandiagram “Yoshizawa-Randlett”. Lipatan basah merupakan teknik baru dalam melipatkertas dengan cara membasahi kertas lebih dulu agar lentur sehingga mudahdibentuk. Sedangkan diagram “Yoshizawa-Randlett” merupakan diagram tentang carapenulisan instruksi cara pembuatan model origami dengan menggunakansimbol-simbol seperti panah dan garis. Diagram “Yoshizawa-Randlett” memudahkankalangan penggemar origami di seluruh dunia dalam memahami instruksi carapembuatan origami, sehingga sekarang telah diterima dan digunakan di seluruhdunia sebagai diagram baku dalam penulisan instruksi cara pembuatan model origami.

PerkembanganOrigami di Indonesia
Di Indonesiasendiri origami bisa dikatakan memiliki ruang khusus bagi penggemarnya. Sejakdi Play Group hingga taman kanak-kanak (TK), pelajaran keterampilan melipatkertas sudah diajarkan, mulai dari melipat kertas menjadi kipas, bunga, sampaihewan. Tapi beranjak dewasa, seni keterampilan itu tidak lagi dipelajari disekolah, lambat laun orang mulai melupakan seni lipat ini. Namun diluaran, senimelipat kertas justru berkembang pesat, bahkan menjadi nilai tersendiri yangbernilai seni.
Seni melipatkertas yang sangat populer di negeri sakura ini, merujuk pada seni melipatkertas menjadi suatu bentuk atau gambaran tertentu. Bentuk yang dimaksud bisaberupa hewan, tumbuhan, ataupun benda tertentu. Dalam membuat origamidibutuhkan ketelitian, kesabaran, dan ketekunan.
Anda bisamenciptakan berbagai bentuk sesuai keinginan melalui teknik origami. Seniorigami sangat menyenangkan. Tidak hanya anak-anak, kaum muda dan orangtua punbanyak yang menyukai kegiatan ini. Hal itu membuat origami sebagai salah satuseni kerajinan tangan yang berkembang cepat di dunia.
Selainmenyenangkan, kegiatan ini memiliki banyak manfaat lain, di  antaranyadapat meningkatkan kreativitas dan motorik halus anak. Pasalnya, membuatorigami membutuhkan ketelitian dan imajinasi sehingga saraf otak akan bekerjadengan baik. Tentu saja, dampaknya akan positif bagi perkembangan otak.

Manfaat Origami
Manfaat apayang akan didapat saat belajar origami secara konsisten adalah:
a) Anda akansemakin akrab dengan konsep-konsep dan istilah-istilah Matematika geometri,karena pada saat bunda atau sorang guru menerangkan origami akan seringmenggunakan istilah matematika geometri contohnya : garis, titik, perpotongan 2buah garis, titik pusat, segitiga, dll.
b) Bermain origamiakan meningkatkan keterampilan motorik halus ananda , menekan kertas denganujung-ujung jari adalah latihan efektif untuk melatih motorik halus ananda.
c)Meningkatkan dan memahami pentingnya akurasi, saat membuat model origamiterkadang kita harus membagi 2, 3 atau lebih kertas, hal ini membuat anandabelajar mengenai ukuran dan bentuk yang diinginkan serta keakuratannya.
d)Meningkatkan citra diri dan bakat ananda.
e) Saatbermain origami ananda akan terbiasa Belajar mengikuti instruksi yangrunut.
f)Mengembangkan pemikiran logis
g) Bermain origamisecara konsisten juga merupakan latihan berkonsentrasi, membuat sebuah modelorigami tentu saja membutuhkan konsentrasi,dan hal ini dapat dijadikan sebagaiajang latihan untuk memperpanjang rentang konsentrasi seorang anak, dengansyarat origaminya dilakukan secara kontinyu dan model yang diberikan bertahapdari yang paling mudah yang dapat dikerjakan oleh ananda lalu terusditingkatkan sesuai kemampuanya.
h) Meningkatkanpersepsi visual dan spasial
i)Mendapatkan untuk tahu lebih banyak tentang hewan dan lingkungan mereka, ha inikarena bentuk origami yang dibuat dapat dililih oleh kita dan dapat dijadikansebagai media pengenalan hewan dan lingkungan ananda.
j)Memperkuat ikatan emosi antara orang tua dan anak, bermain origami disertaikomunikasi yang menyenangkan ini akan membangun ikatan yang sungguh baik antaraanak dan orang tua atau guru dan murid.

Jenis-jenis Origami
Mengenaimasalah jenis origami, origami dikenal memiliki dua jenis modelyaitu model tradisional dan model orisinal atau dapat disebut juga dengan modelmodern. Model tradisional merupakan model yang umum/populer dan biasanya tidakdikenal lagi siapa yang mendesain pertama kalinya. Meski jumlahnya banyaksekali,biasanya model tradisional ini merupakan bentuk-bentuk lama. Sementaramodel orisinal merupakan karya-karya kontemporer buatan masing-masing parapelipat kertas dan dicantumkan namanya sebagai hak cipta mereka.
Untuk modelatau bentuk tradisional, model yang sangat melekat dan terkenal bagi masyarakatJepang, antara lain:

a. Tsuru(burung bangau)
Burung bangau memiliki sifat yang kuat, manis, cantik, dan mempunyai suara yangistimewa sehingga orang Jepang sangat menghargai arti pentingnya burung bangauini. Oleh karena itu, bentuk tsuru atau burung bangau merupakan bentuk origamipaling tradisional dan paling indah dan berkembang menjadi subjek favoritdari origami.
MenurutMeghan Krane dalam Wijaya (skripsi 2010:4-5) bentuk burung bangau pun dipilihsebagai subjek kebudayaan Jepang yang sangat berharga. Ada bermacam-macam versibahwa burung bangau mempunyai arti dapat membawakan kehormatan, kesetiaan yangabadi, bahkan ada yang mengartikan bahwa pasangan pengantin akan selalu abaditanpa berpisah. Simbol burung bangau ini banyak digunakan orang Jepang sebagaibahan lambing dan merupakan tema pada seni kerja yang terkenal. Oleh karenaburung bangau disebut sebagai burung keagungan atau burung kemuliaan, dimanadapat dijadikan teman dalam kehidupan dan akan sangat setia pada pendampinghidupnya.
Menurutlegenda yang ada di Jepang, mengatakan bahwa barang siapa yang melipat 1000bangau kertas (senbazuru) maka harapannya akan terpenuhi/dikabulkan,ataupun dapat menyembuhkan penyakit.

b.Katashiro
Bentukkatashiro ini telah dipergunakan pada masa kuno dalam upacara-upacara Shinto diKuil Ise. Katashiro adalah representasi simbolik seorang dewa yang terbuat dariguntingan kertas khusus yang disebut jingo yoshi (kertas kuil).Bekas-bekas katashiro masih dapat dilihat dalam guntingan berbentuk manusiayang kini dipergunakan dalam berbagai upacara penyucian dan dalam guntinganberbentuk boneka yang dipamerkan dalam festival boneka di bulan Maret.
Sedangkanuntuk model/bentuk modern, perkembangan origami modern dipelopori oleh AkiraYoshizawa pada tahun 1950-an. Akira mempelopori origami moderndengan membuat origami dengan mengambil berbagai model realistik daribinatang, benda atau bentuk-bentuk dekoratif. Model origami iniberbeda dengan origami tradisional Jepang yang telah ada sebelumnyaBerbagai jenis bahan baik kertas atau material lembaran dipergunakan danorigami modern tidak sekedar melipat tetapi juga melibatkan teknikmenggunting, merekatkan atau menjepit kertas.
Jenis-jenis origamimodern yang ada saat ini, antara lain:

a.Origami Pureland
Gayapureland dikembangkan oleh John Smith dengan tujuan memudahkan para pemuladalam membuat suatu model origami. Pada origami, gaya pureland terdapatpersyaratan unik bahwa dalam setiap langkah hanya dibolehkan sekali melipat.Maka, lipatan yang digunakan hanyalah lipatan gunung dan lipatan lembah.

b. OrigamiModular
Pada origamimodular, dari setiap lembar kertas dibentuk menjadi sebuah
modul.Seluruh modul selanjutnya disatukan dengan cara direkatkan atau dijepit menjadisuatu bentuk model tertentu, seperti binatang, bangunan atau bunga.

c. OrigamiTeknis
Berbedadengan gaya origami lainnya yang banyak didasarkan pada cara
coba-cobamelipat agar menghasilkan suatu bentuk tertentu, pembuatan origami teknis(origami sekkei) diawali dengan mengkaji secara matematis bentuk-bentukbidang yang diperlukan dari model yang akan dibuat lalu membuat pola darijejak lipatan yang harus dibuat pada kertas.

Bahan danAlat untuk Membuat Origami
Namanya sajaseni melipat kertas, bahan yang paling dibutuhkan tentu saja kertas itusendiri. Bahkan, aslinya memang hanya dari selembar kertas tanpa tambahan bahanatau alat apapun. Standar karakteristik kertas agar mudah dan enakdilipat-lipat yaitu yang tipis namun kuat. Sebaiknya bukan kertas yang tebal(semacam karton tebal), atau terlalu lentur (seperti kertas tisu) karena ituakan menyulitkan.
Biasanyakertas yang digunakan untuk origami berwarna-warni. Warna umumnya hanyaada pada satu sisi sementara sisi lainnya putih polos. Akan tetapi, padaperkembangannya menjadi bermacam-macam, seperti berwarna pada kedua sisi ataubercorak/berpola sehingga semakin menarik.
Jenis-jeniskertas yang biasa digunakan untuk membuat origami pada saat ini antaralain:
a).Kami adalah kertas berbentuk bujur sangkar ukuran 2,5 cm hingga 25 cm,dengan satu sisi berwarna dan sisi lainnya berwarna putih. Sisi yang berwarnaada yang berwarna gradasi, dua warna atau bermotif. Kami menyerupaikertas marmer yang kita kenal.
b).Washi adalah kertas tradisional yang umum digunakan untuk membuatorigami di Jepang. Kertas washi lebih tebal dan kuat dari kertas biasa,sangat menarik serta sangat mahal Kertas washi ini aslinya dipakai untukpembatas ruang rumah tradisional di Jepang. Dimana menurut sejarahnya, sejakdahulu orang Jepang mempelajari cara untuk menggunakan serat kulit kayu darisemak belukar seperti kozo dan gampi untuk membuat kertas yangtipis tetapi kuat. Kertas tersebut digunakan di rumah-rumah untuk pintu geser fusumadan pembatas byobu. Selembar kertas yang kuat diperlukan untuk halini, sehingga pabrik-pabrik mengembangkan teknik untuk menempatkan serat-serattersebut dalam sejumlah lapisan. Kertas ini nantinya dapat digunakan untukmenutupi ruang-ruang kosong pada pintu geser shoji, yang memberikankadar privasi tetapi sinar masih dapat menembusnya. Lentera chochin danlampu andon, yang banyak digunakan dari akhir abad ke-12 sampai abadke-17 dan setelahnya, juga membiarkan sedikit sinar melewati kertas. Lentera chochinyang dapat dilipat membutuhkan kertas yang cukup kuat untuk menahanpengulangan proses melipat dan membuka lipatan setiap kali lampu ini disimpan,kemudian digunakan lagi nantinya. Jenis kertas tersebut merupakan kertas washi,yang kemudian dianggap cocok juga untuk origami. Kertas washi jugamerupakan bahan uang kertas sehingga uang kertas Yen sangat kuat dantidak mudah lusuh.
c).Kertas printer atau kertas fotokopi biasa, berat 70 – 90 gram. Umumnyadigunakan untuk latihan membuat origami. Karena selain mudah didapat, harganyapun murah.
d).Kertas berlapis foil,memiliki warna mengkilap dari lapisan aluminium tipis di satu sisinya. Umumnyadigunakan untuk membuat origami bagi keperluan dekorasi. Sejalan denganperkembangan zaman, bahan yang digunakan untuk origami tidak hanyakertas. Jenis material lembaran seperti seng atau aluminium juga digunakanuntuk origami dengan tujuan tertentu. Walaupun demikian, kertas tetapmerupakan bahan yang umum digunakan. Pada awalnya, origami tidak memerlukanalat apapun, karena hanya diperlukan keterampilan dalam melipat. Namun, padabeberapa gaya origami modern diperlukan beberapa alat dan bahan tambahanseperti gunting, perekat, cat warna dan klip kertas.

 
 

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...